Senin, 19 Mei 2014

Pengertian Manajeman Keuangan



 Pengertian Manajemen Keuangan
Menurut Sutrisno (2003:3) Bahwa ManajemenKeuangan adalah sebagai semua aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha-usaha mendapatkan dana perusahaan dengan biaya yang murah serta usaha untuk menggunakan dan mengalokasikan dana tersebut secara efisien.
 Tujuan Manajemen Keuangan
a)     Meningkatkan kemakmuran para            pemegang   saham atau pemilik
b)     Memaksimalkan laba per lembar saham.
 Fungsi Manajemen Keuangan
Tugas Pokok Manajemen Keuangan
Tugas Pokok Manajemen Keuangan adalah memaksimalisasi “nilai perusahaan” dengan
cara sebagai berikut :
1. Mengambil Keputusan Investasi
2. Keputusan Pembiayaan Kegiatan Usaha
4. Keputusan Pembagian Deviden (Kebijakan Deviden)
5. Perencanaan untuk memperoleh data &  penggunaanya
v Kedudukan Manajemen Keuangan Dalam       Perusahaan Merupakan titik pusat pengambilan keputusanmanajemen puncak karena berhubungan dendan sumber daya keuangan perusahaan.
Dengan fungsi sebagai berikut :
1. Bendahara/Kasir ( Treasurer )
2. Akuntansi ( Controller )
Pengendalian manajemen anggaran & laporan keuangan perusahaan.
Hakekat & Tujuan Perusahaan
Hakekat Perusahaan sesuai dengan “Teori Kontraktual” :   “Perusahaan sebagai pengikat kontrak (nyata maupun tidak)  dengan berbagai unsur:  karyawan, manajer, pemilik & kreditor dengan tanggung jawab & kewajibannya”.
Tujuan Perusahaan adalah :
1.Memaksimumkan Nilai Perusahaan
Ditandai dengan naiknya harga saham &  obligasi perusahaan dengan jangka waktu :
     Pendek         : Profit Maximination
           Panjang       : Wealth Maximination
2. Tanggung Jawab Sosial
      Operasi yang efisien sesuai dengan  permintaan pasar.
      Keselamatan lingkungan, jaminan  keamanan  produk & keselamatan kerja
kerja sama antar industri & pemerintah
Maksimalisasi Nilai
Lebih luas ketimbang memaksimalkan laba,  dikarenakan :
1. Mempertimbangkan pengaruh waktu dari uang
2. Mempertimbangkan arus kas masuk (pendapatan)
3. Mutu arus kas masuk yang bervariasi
Pengukuran dengan kenaikan harga surat berharga (saham & obligasi) sebagai  penilaian  prestasi & kinerja perusahaan
4.Pertimbangan resiko hasil (risk return trade off )kendala peraturan pemerintah yang mempengaruhi profitabilitas & resiko perusahaan.
 Perubahan Peranan  Manajemen Keuangan
Manajemen bukan hanya memaksimumkan  Laba tetapi memaksimumkan nilai
dengan tambahan peranan sebagai berikut :
1. Perluasan usaha Ekspansi dengan merger (penggabungan usaha)  &  akuisisi  (pengambil  alihan)
2.  Fungsi kredit, investasi & aktiva tetap
          -        Perencanaan & pencarian dana.
          -        Alokasi aktiva & komponen-komponennya.
          -        Alokasi utang lancar & modal  jangka panjang.
3. Perkembangan teknologi, informasi & transportasi Perdagangan  bebas  &  masalah  keuangan internasional
4. Kesadaran terhadap masalah-masalah sosial Pencemaran, keselamatan kerja,              pengangguran  & kemitraan kerja.
5. Perubahan kondisi perekonomian  & inflasi
Pengaruh Inflasi
Nainya suku bunga mempengaruhi (mengurang  keberdaan dana yang mengakibatka naiknya biaya pencarian dana, sehingga menimbulkan masalah sebagai berikut :
1. Sulitnya perencanaan, utamanya untuk jangka panjang.
2. Permintaan terhadap modal naik.
3. Harga obligasi turun karena naiknya suku       bunga.
4. Timbul masalah akuntansi, karena pengakuan pendapatan tinggi tetapi nilai uang  turun.
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan di Indonesia :
Harus sesuai dengan “Standar Akuntansi Keuangan” (SAK) dari “Ikatan Akuntan Indonesia” (IAI), kecuali untuk keperluan pajak (sesuai dengan Undang-Undang
Pajak) dan untuk Pasar Modal ( sesuai dengan  aturan Bapepam).


 Definisi Laporan Keuangan :
“Pengumpulan, klasifikasi, pencatatan, penafsiran & penyajian data-data finansial sebagai alat untuk pengambilan keputusan-keputusan keuangan”
Terdiri dari : Neraca, Laporan Laba-Rugi & Laporan Arus Kas (Sumber & Penggunaan Dana)
Ikhtisar Laba Rugi (Income Statements)
“Sebagai alat untuk mengukur arus pendapatan  (revenues) & biaya biaya  (expenses )  selama rentang waktu tertent”. Merupakan alat penting untuk perencanaan  keanga  perusahaan serta alat ukur prestasi kerja manajemen secara finansial

Laporan Laba Rugi

PT “RAFI”

Untuk Tahun 200x

Pendapatan ( Revenues )

XXX
Biaya Variabel ( Variabel Cost )
XXX

Biaya tetap ( Fixed Cost )
XXX

Penyusutan ( Depreciation )
XXX



XXX
Laba Sebelum Pajak ( Earning Before Interest & Taxes )

XXX
Bunga ( Interest)

(XXX)
Laba Sebelum Pajak (Earning Before Taxes )

XXX
Pajak ( Taxes )

(XXX)
Laba Bersih ( Net Income )

XXX
Deviden

(XXX)
Laba Ditahan ( Retained Earning )

XXX

 Neraca ( Balance Sheet )
“Cerminan posisi keuangan berupa harta (aktiva/assets) & kewajiban (utang /liabilities)  ditambah  modal (ekuitas/equity) perusahaan pasa suatu saat (tanggal) tertentu”.
      Harta (aktiva) adalah “hak yang dimiliki oleh   perusahaan yang berbentuk lancar maupun tetap.”
      Kewajiban (utang) adalah “pinjaman/utang/  kewajiban yang berbentuk lancar maupun tetap pada pihak luar ( kreditor ).”
      Modal ( ekuitas ) adalah”pinjaman oleh pemilik perusahaan (pemegang saham)”.
Sehingga neraca adalah “ Harta (aktiva) =  Kewajiban (utang) + Modal (ekuitas)
Neraca
PT “RAFI”
Pada Tanggal 31 Desember 200X

Harta/Aktiva/Assets



Kewajiban/Utang/Liabilities


Harta Lancar (Current Assets) :



Kewajiban Lancar (Current Liabilities) :


Kas
XXX


Utang Dagang
XXX

Surat Berharga
XXX


Utang Bank
XXX

Piutang
XXX


Biaya-Biaya yang masih harus dibayar :


Persediaan
XXX


Utang Pajak
XXX





Utang Gaji
XXX

Nilai Bersih aktiva Lancar

XXX

Nilai Bersih Kewajiban Lancar

XXX
Tanah
XXX


Kewajiban Jangka Panjang
XXX

Bangunan
XXX


Obligasi
XXX

Mesin
XXX


Saham Preferen
XXX

Penyusutan
(XXX)


Nilai Bersih Kewajiban Jk Pjng

XXX
Nilai Bersih Aktiva tetap

XXX

Modal Sendiri ( Ekuitas )
XXX

Total Aktiva

XXX

Saham Biasa
XXX





Agio Saham
XXX





Laba Ditahan
XXX





Nilai Bersih Modal Sendiri

XXX




Total Kewajiban & Modal

XXX
Kegunaan Neraca Pada Rencana Keuangan
1. Keputusan Untuk Memilih Sumber Pembiayaan Rasio utang terhadap modal  (debt to equity ratio) sebagai gambaran dari struktur modal (Capital Structure) sebagai penentu      Leverage keuangan.
2. Biaya Seluruh Modaln Berbentuk Biaya Modal Rata Rata  Tertimbang  (Weighted  Average  Cost  of Capital/WACC) sebagai perhitungan biaya      utang  (cost of debt)  dan  biaya  modal sendiri (cost of equity) setelah pajak.
3. Pemilihan Struktur Modal Perbandingan tertentu antara utang ( debt ) dengan  modal  sendiri  ( equity ) pada arus kas operasi tertentu dapat meminimumkan biaya  modal  rata-rata tertimbang (WACC) untuk maksimalisasi nilai pasar perusahaan.
4. Saham Preferen ( Preferred Stock )Saham campuran, karena deviden berbentuk tetap & tidak dipengaruhi tingkat laba (seperti bunga). Dengan  tingkat  resiko  : saham  biasa  >  saham preferen > utang Dengan  tingkat  pengembalian  : saham biasa  < saham preferen  <  utang
5. Laba Ditahan  Merupakan mata rantai penghubung antara     arus kas  pada  Ikhtisar  Laba  Rugi dengan Posisi Harta & Kewajiban pada Neraca.
v Laporan Arus Kas atau Sumber &  Penggunaan Dana (Sources & Uses of Funds)
Sebagai alat perencanaan & laporan penyediaan uang tunai jangka pendek serta perencanaan  kebutuhan jangka panjang untuk kelancaran pertumbuhan perusahaan
melalui ekspansi baik merger maupun   akuisisi.
1. Sumber Dana ( Sources of Funds )
       Kegiatan operasi ( laba & depresiasi )
       Penurunan harta jangka pendek ( kecuali kas )
       Kenaikan kewajiban jangka pandek
       Penurunan nilai kotor aktiva tetap
       Kenaikan utang jangka panjang
       Penjualan saham
2. Penggunaan Dana ( Uses of Funds )
       Pembagian deviden
       Kenaikan harta jangka pendek ( kecuali kas )
       Penurunan kewajiban jangka pendek
       Kenaikan kotor aktiva tetap
       Penurunan Utang jangka panjang
       Pembelian kembali saham
v Pengguna Laporan Keuangan
Pengguna laporan keuangan adalah pemilik     (pemegang saham), para kreditor,
pemerintah (pajak & pasar modal/Bapepam),  karyawan & masyarakat umum.
Untuk memenuhi persyaratan keabsahan harus diperiksa ( diaudit ), dinilai &
disahkan  oleh pihak eksternal perusahaan yang independen, yaitu Kantor Akuntan
Publik ( Akuntan Beregister Negara )             




 Memaksimumkan Nilai Perusahaan
Nilai ialah sesuatu yang dijunjung tinggi dan  dihormati.  Dalam  perusahaan  hal  itu  diwujudkan dalam perhitungan laba oprasional bersih     atau  net  operating  profit  after tax  yang  lazim  disebut NOPAT.  Perusahaan dapat dikatakan memiliki nilai       maksimum jika NOPAT lebih besar dari pada biaya modal yang digunakan untuk                 memperoleh laba tersebut.
Misalnya perusahaan memiliki modal Rp 1000,biaya modal yang diperhitungkan 10%              per tahun, Laba oprasi Rp150. pajak 20%.
Nilai Perusahaan sebesar :

 Perkembangan Peranan Manajemen  Keuangan
Manajemen keuangan memiliki peran dalam kehidupan perusahaan ditentukan oleh perkembangan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system        ekonomi pada abad 18, manajemen keuangan  hanya membahas topik rugi- laba
selanjutnya berturut-turut  ia memiliki peranan antara lain  sebagai berikut :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar